Rabu, 02 September 2020

Contoh Soal Reaksi Elektrolisis dan Penyelesaiannya

Belajar dari rumah, sangat memerlukan kesiapan siswa untuk dapat mengelaborasi setiap materi pembelajaran yang diberikan oleh guru dari jarak jauh serta siswa dapat memotivasi diri untuk dapat belajar belajar secara mandiri. Apa yang perlu di kerjakan? Sebenarnya sederhana saja, yaitu dengan baca, latihan dan teruskan membaca dan latihan....

Postingan kali ini di siapkan untuk anaka-anakku yang belajar dari rumah. Dengan penuh kebahagiaan semoga saat kalian membaca dan mengelaborasi uji pemahaman yang telah diberikan pada pembelajaran sebelumnya maka kalian bisa lebih memahami. Pada pembelajaran sebelumnya sudah dijelaskan tentang Reaksi - reaksi pada Sel elektrolisis. Jika belum sempat mebacanya silakan di baca dulu.

Baca : Sel Elektrolisis 

Nah kalau sudah di baca maka beberapa tambahan contoh soal  reaksi elektrolisis berikut semoga dapat membantu pemahaman kalian untuk menyusun reaksi redoks pada sel elektrolisis. Selamat belajar.

Soal Nomor 1

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Lelehan MgCl2 dengan elektroda Pt


Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Lelehan MgCl2, disini lelehan/leburan artinya tanpa pelarut/air.

Jika lelehan MgCl2 terionisasi, MgCl2 à Mg2+ + 2Cl-

Kation : Mg2+ (akan direduksi di Katoda) dan Anion : Cl- (akan dioksidasi di Anoda)

Elektroda à Platina (Pt), merupakan elektroda inert

Berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :

Soal Nomor 2

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Lelehan MgCl2 dengan elektroda Cu


Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Lelehan MgCl2, disini lelehan/leburan artinya tanpa pelarut/air (sama pada kasus 1)

Jika lelehan MgCl2 terionisasi, MgCl2 à Mg2+ + 2Cl-

Kation : Mg2+ (akan direduksi di Katoda) dan Anion : Cl- (akan dioksidasi di Anoda, jika elektrodanya inert)

Elektroda à Tembaga (Cu), merupakan elektroda aktif maka di Anoda nantinya yang teroksidasi bukan anion tetapi Anodanya

Jadi berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :



Soal Nomor 3 :

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Larutan CdCl2 dengan elektroda C

Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Larutan CdCl2, disini Larutan artinya ada pelarut/air

Jika Larutan CdCl2 terionisasi, MgCl2 à Cd2+ + 2Cl-

Kation : Cd2+ (Kation akan direduksi di Katoda, karena kation bukan merupakan dari logam aktif) dan Anion : Cl- (akan dioksidasi di Anoda, jika elektrodanya inert)

Elektroda à Karbon (C), merupakan elektroda inert maka anion teroksidasi

Jadi berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :



Soal Nomor 4 :

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Larutan KNO3 dengan elektroda Pt


Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Larutan KNO3, disini Larutan artinya ada pelarut/air

Jika Larutan KNO3 terionisasi, KNO3 à K+ + NO3-

Kation : K+ (Kation K+ merupakan kation logam golongan IA artinya termasuk logam aktif, sehingga kation K+ tidak direduksi melainkan pelarut/air yang direduksi di Katoda) dan Anion : NO3- (anion NO3-  mengandung oksigen anion tidak dioksidasi di Anoda, melainkan pelaruntnya yang dioksidasi)

Elektroda à Platina (Pt), merupakan elektroda inert

Jadi berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :



Soal Nomor 5

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Larutan K2SO4 dengan elektroda Cu

Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Larutan K2SO4, disini Larutan artinya ada pelarut/air

Jika Larutan CdSO4 terionisasi, K2SO4 à 2K+ + SO42-

Kation : 2K+ (Kation K+ merupakan kation logam golongan IA sehingga K+ tidak direduksi, melainkan pelarunt/air yang akan direduksi di katoda) dan Anion : SO42-  (anion SO42-  mengandung oksigen anion tidak dioksidasi di Anoda, melainkan pelarutnya yang dioksidasi, jika elektrodanya inert)

Elektroda à Tembaga (Cu), merupakan elektroda aktif sehingga anodanya yang akan oksidasi

Jadi berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :



Soal Nomor 6

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Larutan CdSO4 dengan elektroda Cu


Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Larutan CdSO4, disini Larutan artinya ada pelarut/air

Jika Larutan CdSO4 terionisasi, CdSO4 à Cd2+ + SO42-

Kation : Cd2+ (Kation Cd2+ merupakan kation tidak aktif, sehingga kation Cd2+ akan direduksi) dan Anion : SO42-

 (anion SO42-  mengandung oksigen anion tidak dioksidasi di Anoda, melainkan pelarutnya yang dioksidasi, jika elektrodanya inert)

Elektroda à Tembaga (Cu), merupakan elektroda aktif sehingga anodanya yang akan oksidasi

Jadi berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :


Soal Nomor 7 :

Apa yang terjadi di Anoda dan Katoda jika dilakukan elektrolisis terhadap Larutan KCl dengan Katoda Pt dan Anoda Cd

Penyelesaian :

Perhatikan,

Elektrolit à Larutan KCl disini Larutan artinya ada pelarut/air

Jika Larutan KCl terionisasi, KCl à K+ + Cl-

Kation : K+ (Kation K+ merupakan kation logam golongan IA sehingga K+ tidak direduksi, melainkan pelarunt/air yang akan direduksi di katoda) dan Anion : Cl-  (anion Cldioksidasi di Anoda, jika elektrodanya inert tetapi jika anodanya aktif maka yang dioksidasi adalah anodanya)

Elektroda à perhatikan Anoda diisi oleh elektroda Cadmium (Cd), merupakan elektroda aktif sehingga anodanya yang akan oksidasi bukan anion Cl-

Jadi berdasarkan elektrolit dan elektroda yang digunakan, maka reaksi yang terjadi dalam sel elektrolisis sebagai berikut :



0 komentar:

Posting Komentar