Sabtu, 28 Maret 2020

Pembahasan Soal Pra UN 2020 Simulasi Mandiri Nomor 21 - 40

Sahabat pojok kimia, saya Wikan siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 Kupang, Tahun Pelajaran 2019/2020. Walaupun Ujian Nasional (UNBK) tahun 2020 di batalkan/tidak dilaksnakan berhubung merebaknya virus corona atau COVID-19 namun kita harus tetap belajar untuk masa depan kita juga sekaligus mengisi waktu dirumah dalam anjuran pemerintah DI RUMAH AJA.

Saya diberikan kesempatan untuk menulis pembahasan soal dalam blog ini, sebagai tugas Belajar dari Rumah. Yuk simak pembahasan soal yang saya disediakan. 




Pembahasan Soal Nomor 21 - 40

21.  Jika 9,63 gram NH4Cl (Mr= 53,5) dilarutkan ke dalam air hingga volumenya menjadi 200 mL larutan, akan diperoleh larutan dengan  pH …. (Kb NH3 = 1 x 10-5)
A.    5 – log 3
B.     5
C.     5 + log 3
D.    9 – log 3
E.     9

Pembahasan : 

22.  Perhatikan dat uji pH beberapa larutan berikut.
Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah….
A.    P dan Q
B.     Q dan R
C.     R dan S
D.    R dan T
E.     S dan T

Pembahasan :
Larutan Penyangga adalah larutan yang mampu mempertahankan pH nya ketika penambahan sedikit asam / sedikit basa atau pengenceran. Dengan demikian yang merupakan Larutan penyangga adalah Q dan R dimana nilai pH nya berubah tidak terlalu jauh


23.   Diketahui beberapa basa sebagai berikut :
 1)      NaOH             (Mr = 40)
 2)      KOH               (Mr = 56)
 3)      Mg(OH)2        (Mr = 58) 
 4)      Ca(OH )2        (Mr = 74)
 5)      LiOH              (Mr = 24)
Basa tersebut disediakan dalam massa yang sama dan masing-masing dilarutkan dalam 100 mL air. Larutan yang paling tepat digunakan untuk menetralkan 20 mL larutan H2SO4 0,2 M agar volume titran dibuat seminimal mungkin adalah…
A.    NaOH
B.     KOH
C.     Mg(OH)2
D.    Ca(OH)2
E.     LiOH

Pembahasan :
Ingat : Pada titik ekivalen, jumlah mol asam = jumlah mol basa

Pada soal diketahui massa dari masing-masing larutan sama, maka larutan dengan Mr paling kecil akan menghasilkan jumlah mol paling besar. Dengan demikian volume titran yang paling kecil (minimal) adalah LiOH (Mr = 24)

24.      Diketahui contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut :
        (1)   Mayones
        (2)   Agar-agar
        (3)   Asap
        (4)   Buih sabun
        (5)   Kabut
Pasangan koloid yang memiliki fase terdispersi sama adalah ….
A.    (1)  dan  (3)
B.     (1)  dan  (5)
C.     (2)  dan  (4)
D.    (2)  dan  (5)

E.     (3)  dan  (5)

Pembahasan ;


25. Dalam dunia medis, istilah infus berarti mengalirkan cairan atau obat ke tubuh pasien pada periode waktu tertentu dengan kelajuan tetap. Zat cair mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, dimana tabung infus dipasang dengan posisi lebih tinggi dari tubuh atau tepatnya jantung pasien yang diberi infus. Dengan demikian cairan infus dapat masuk ke dalam pembuluh darah pasien.
Pernyataan yang tepat untuk menjelaskan fenomena ini adalah ….
A.    cairan infus dapat menembus selaput semipermeabel pada darah karena perbedaan konsentrasi.
B.   cairan infus dapat menembus selaput semipermeabel pada darah karena perbedaan tekanan.
C.     cairan infus dapat menembus selaput semipermeabel pada darah karena perbedaan gaya gravitasi
D.    cairan infus dapat menembus selaput semipermeabel pada darah karena konsentrasi yang sama.

E.     cairan infus dapat menembus selaput semipermeabel pada darah karena perbedaan gaya gravitasi yang sama.

Pembahasan :
Cairan infus dapat masuk ke pembuluh darah pasien karena memiliki sifat osmisi yaitu dapat menembus membrane / selaput permeable karena perbedaan konsentrasi (penerapan sifat koligatif larutan yaitu tekanan osmosis)
Larutan infus dibuat bertekanan sama (Isotonik) dengan tekanan cairan darah pasien agar menghindari kerusakan pada pembuluh darah. Jika tidak sama maka sel darah pasien dapat pecah karena cairan infus yang masuk lebih banyak

26.   Berikut ini beberapa sifat unsur.
(1)   bersifat reduktor kuat;
(2)   senyawanya berwarna;
(3)   mudah membentuk ion +1; dan
(4)   membentuk molekul diatomik.
Sifat yang dimiliki unsur logam alkali terdapat pada nomor ....
A.    (1) dan (2)  
B.     (1) dan (3)
C.     (1) dan (4)
D.    (2) dan (3)
E.     (3) dan (4)

Pembahasan :
Sifat unsur logam alkali di anataranya :
a.       Mudah bereaksi (sangat reakstif)
b.      Unsur logam lunak dan dapat di iris
c.       Mudah dioksidasi (reduktor kuat)
d.      Memiliki satu electron valensi (+1)

27.   Diketahui data tiga buah unsur periode 3 sebagai berikut :
Dari data tersebut, urutan ketiga unsur berdasarkan kenaikan nomor atomnya adalah ….
A.    X – Y – Z
B.     X – Z – Y
C.     Y – Z – X
D.    Y – X – Z
E.     Z – X – Y

Pembahasan :
Dari data yang disajikan dapat disimpulkan bahwa unsur X, Y dan Z berada dalam periode maka kenaikan nomor atomnya bisa dilihat dan sifat senyawa hidroksida yang urutannya di awal dengan basa – amfoter – asam sehingga urutannya Y – Z - X

28.   Pernyataan berikut merupakan kegunaan makromolekul dalam tubuh :
 (1)   Sumber energi utama dalam tubuh
(2)   Melindungi suhu tubuh
(3)   Menjaga kesetimbangan asam basa
(4)   Pembentukan antibodi
(5)   Membantu memperbaiki sel-sel yang rusah
Pasangan yang merupakan kegunaan protein terdapat pada nomor ….
A.    (1) dan (2)
B.     (1) dan (3)
C.     (1) dan (4)
D.    (2) dan (4)
E.     (4) dan (5)

Pembahasan :
Pernyataan 1 adalah fungsi dari Karbohidrat,
Pernyataan 2 adalah fungsi dari lemak,
Pernyaatan 3 adalah fungsi dari mineral
Sehingga pernyataan yang benar adalah pernyataan 4 dan 5

29. Sebanyak 22,2 gram CaCl2 (Mr = 111) dilarutkan dalam 1000 g air (Kf air = 1,860C/m). Jika larutan membeku pada suhu -0,74, maka derajat ionisasi CaCl2 adalah ....
A. 0,70
B. 0,60
C. 0,50
D. 0,40
E. 0,30

Pembahasan :



30. Sumber utama silikon adalah mineral silikat (SiO2). Silikon dapat diperoleh dengan mengekstraksi senyawa silikon dioksida atau silikat dengan metode reduksi. SiO2 dipanaskan dengan kokas (C) pada suhu sekitar 3.0000C dalam tungku pembakaran atau tanur listrik, sesuai persamaan reaksi :
Dari persamaan rekasi di atas, zat yang merupakan oksidator beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah ....
A.    SiO2, perubahan +4 menjadi 0
B.     SiO2, perubahan +4 menjadi +1
C.     C, perubahan 0 menjadi -1
D.    C, perubahan 0 menjadi +1
E.     C, perubahan 0 menjadi +2 

Pembahasan :


31.   Diketahui harga potensial elektroda sebagai berikut.
A+ (aq) + e ® A (s)          E0 = +0,80 Volt
B2+ (aq) + 2e ® B (s)       E0 = -2,37 Volt
C3+ (aq) + 3e ® C (s)       E0 = -1,20 Volt
Dari data di atas, notasi sel reaksi yang dapat berlangsung spontan adalah ….
A.    A ½ A+ ½½ B2+ ½ B
B.     A ½ A+ ½½ C3+ ½ C
C.     A+ ½ A ½½ C ½ C3+
D.    B ½ B2+ ½½ A+ ½ A
E.     C ½ C3+ ½½ B2+ ½ B

Pembahasan :


32.    Proses ekstraksi aluminium yang paling ekonomis dikenal sebagai proses Hall-Heroult, yakni ekstraksi aluminium dari bauksit menggunakan metode elektrolisis. Reaksi yang terjadi sebagai berikut :
      Katode        :    Al3+ (aq) + 3 e- ® Al (Æ–
Anode         :    2 O2- (aq) ® O2 (g) + 4 e-
                         4 Al3+ (aq) + 6 O2- (aq) ® 4 Al (Æ–) + 3 O2 (g)
Jika Arus listrik yang digunakan adalah 130.000 A, maka massa aluminium yang dihasilkan setiap 1 menit adalah ….
(Ar Al = 27; F = 96.500 C)
A.    12,12 gram
B.     36,37 gram
C.     80,82 gram
D.    727,50 gram
E.     2.182,38 gram 

Pembahasan :


33. Perhatikan dua rumus struktur senyawa turunan benzena berikut !
Nama senyawa turunan benzena tersebut berturut-turut adalah …..
A.    m-bromofenol dan 2,4,6-tribromofenol
B.     p-bromofenol dan 2,4,6-tribromofenol
C.     3-bromofenol dan 1,3,5-beromoalkohol
D.    m-bromofenol dan 1,3,5-tribromofenol
E.     p-bromofenol dan 2,4,6-tribromoalkohol

Pembahasan :


34.      Perhatikan rumus tetrafluoro etilen :

Pembahasan : Proses terjadinya polimerisasi adalah "polimerisasi adisi" sehingga gabungan kedua monomer terjadi pada obsen A

35.   Data hasil percobaan sifat koligatif dari 2 larutan sebagai berikut :
Berdasarkan data diatas, kedua Larutan X dan Y pada konsentrasi yang sama memiliki titik didih dan titik beku yang berbeda. Pernyataan dibawah ini yang paling tepat adalah ….
A.    kedua larutan memiliki derajat ionisasi yang ama
B.     larutan X dan Y memiliki jumlah molekul yang berbeda
C.     kedua larutan memiliki jumlah partikel yang berbeda
D.    larutan X dan Y bersifat non elektrolit
E.     larutan X elektrolit dan Y non elektrolit

Pembahasan :

Berdasarkan data percobaan tersebut, yang menyebabkan terjadinya perbedaan titik didih dan titik leleh antara larutan X dan Y karena adanya perbedaan jumlah partikel antara larutan zat elektrolit dan larutan non elektrolit. Larutan elektrolit memiliki jumlah partikel lebih banyak dibanding dengan larutan non elketrolit, sehingga titik didih dan titik bekunya lebih besar.

36.  Perhatikan diagram percobaan berikut !
Urutan kereaktifan dari keempat logam tersebut adalah …
A.    Zn, Cr, Ni, Sn
B.     Zn, Cr, Sn, Ni
C.     Zn, Ni, Sn, Ni
D.    Sn, Ni, Cr, Zn
E.     Sn, Ni, Zn, Cr

Pembahasan :
Kereaktifan logam bergantung pada kemudahannya melepaskan electron. Pada deret volta, semakin ke kanan maka kereaktifan logam semakin berkurang. Dengan demikian urutan kereaktifan logam dari keempat unsur tersebut adalah : Sn, Ni, Cr, Zn
Deret volta sebagai berikut :

37.  Bacalah wacana berikut!

Seorang siswa melakukan percobaan menyelidiki faktor-faktor penyebab korosi pada besi. Bahan besi yang digunakan adalah paku yang telah diamplas. Diagram percobaan yang dilakukan adalah sebagai berikut.
Berdasarkan percobaan tersebut, faktor penyebab terjadinya korosi besi adalah
A.    besi memiliki kemampuan mengalami reduksi > dari Zn
B.     adanya gas oksigen dan uap air di sekitar besi
C.     adanya ion OH- (suasana basa) di sekitar besi
D.    besi merupakan oksidator kuat
E.     EO reduksi besi < EO reduksi air


Pembahasan :
Faktor penyebab terjadinya korosi adalah :
a.       Konsentrasi H2O dan O2
b.      pH
c.       Kebereadaan elektrolit
d.      Suhu
e.       Permukaan logam yang tidak rata

Berdasarkan percobaan siswa tersebut, factor yang sangat mungkin mempengaruhi terjadinya korosi atau perkaratan adalah ada tidaknya uap air dan oksigen pada percobaan tersebut, sehingga jika terdapat uap air dan oksigen maka besi akan mengalami perkaratan.

38. Berikut ini adalah pasangan senyawa karbon
Pasangan senyawa karbon yang benar adalah
A.    (1) dan (2)                                             
B.     (1) dan (3)
C.     (2) dan (3)
D.    (2) dan (4)
E.     (3) dan (4)

Pembahasan :
Isomer adalah senyawa dengan rumus molekul sama tetapi rumus struktur berbeda
Nomor 1 : tidak tepat karena isomer struktur yang disajikan tidak berbeda dengan struktur senyawa awal

Nomor 4 :   tidak tepat karena isomer yang diberikan bukan merupakan isomer fungsi dari asam karboksilat

39.  Perhatikan dua rumus struktur senyawa turunan benzena berikut !
Nama senyawa turunan benzena tersebut berturut-turut adalah …..
A.    m-bromofenol dan 2,4,6-tribromofenol
B.     p-bromofenol dan 2,4,6-tribromofenol
C.     3-bromofenol dan 1,3,5-beromoalkohol
D.    m-bromofenol dan 1,3,5-tribromofenol

E.     p-bromofenol dan 2,4,6-tribromoalkohol

Pembahasan :
Tatanama Benzena :
1.   Benzena pada umumnya dipakai sebagai induk dan gugus yang terikat disebutkan lebih dulu kemudian diikuti dengan benzene
2.   Untuk dua subtituen posisinya dapat diberi awalan : orto (o) untuk posisi 1 dan 2, meta (m) untuk posisi 1 dan 3 dan para (p) untuk posisi 1 dan 4
3.   Untuk tiga substituen atau lebih, awalan orto, meta, dan para tidak diterapkan lagi, tetapi posisi substituen yang dinyatakan dengan angka, urutan prioritas penomoran adalah sebagai berikut.

– COOH, – SO3H, - CHO, – CN, – OH, – NH2, – R, – NO2, – X

40.    Diketahui struktur monomer berikut !
Jika kedua monomer tersebut bereaksi, maka polimer yang terjadi adalah ….
A.    bakelit
B.     polipropilena
C.     polietena
D.    poliester

E.     polistirena

Pembahasan :

Halaman Selanjutnya :         /     2




0 komentar:

Posting Komentar